Welcome To...
Prabowo: Jokowi-JK Adalah Patriot Bangsa
Jakarta - Calon presiden Prabowo Subianto memuji sosok pesaingnya Joko Widodo (Jokowi) dan cawapres Jusuf Kalla. Saat kampanye di lapangan Made Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (26/6/2014) Prabowo menyebut Jokowi dan JK merupakan patriot bangsa.
"Saya tidak ragukan Pak Jokowi-JK adalah patriot bangsa, jadi jangan terpancing diadu, jangan anggap mereka lawan," kata Prabowo ketika menyampaikan orasinya.
Hanya menurut Prabowo, yang membedakan dirinya dengan Jokowi-JK adalah program, pendekatan, gaya, kesungguhan dan keinginan untuk memperbaiki bangsa. Dia pun meminta kepada pendukung Prabowo-Hatta Rajasa untuk tidak menebar bibit-bibit permusuhan.
"Mengalah itu lebih baik, tapi tidak mengalah untuk mengabdi dan membela kepentingan rakyat," kata Prabowo. Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus itu pun mengingatkan bahwa ada gejala Indonesia akan dimanfaatkan oleh kekuatan asing.
"Indonesia mau dijadikan sapi perahan, diambil kekayaan kita, rakyat dijadikan tenaga kerja murah," papar Prabowo. Hanya dia mengingatkan masyarakat untuk tidak menyalahkan orang asing, melainkan perlu melakukan introspeksi.
Prabowo juga mengajak masyarakat untuk melakukan perubahan. "Allah tidak akan mengubah nasib satu umat hingga umat mengubah nasibnya sendiri," kata Prabowo.
Ruhut Berharap Ahok dan Roy Suryo Berdamai: Lagi Pilpres Nggak Usah Ramai!
"Jadi memang Pak Roy Suryo dan Pak Ahok ini orang keras. Saya sebagai juru bicara PD memohon kepada dua tokoh ini, kepala boleh panas tapi hati harus dingin. Kedua tokoh ini teladan dan harus jadi contoh yang baik bagi masyarakat," jelas Ruhut, Kamis (26/6/2014).
Ruhut berharap kedua tokoh ini berpikir untuk masa depan Jakarta dan Indonesia. Tentu ada kepentingan besar ke depan, termasuk soal pembangunan MRT yang diharapkan masyarakat.
"Ini hanya masalah komunikasi, mari kita selesaikan dengan baik. Ini kan juga lagi Pilpres, nggak usah ramai. Mari kita sukseskan Pilpres," terang Ruhut.
Menurut Ruhut juga, jangan persoalan kecil dibesar-besarkan. Ada masyarakat yang melihat pejabat yang saling bicara di publik.
"Damai itu indah," tutup Ruhut.
Ada Baliho 'Soeharto: Pilih Mantuku Yo' di Kampanye Prabowo di Sukoharjo
Jakarta - Tim Prabowo-Hatta menggelar kampanye di Lapangan Made, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah. Ada baliho yang menarik perhatian di lokasi kampanye.
Baliho itu berdiri di salah satu sisi Lapangan Made, Kamis (26/8/2014). Tim Prabowo-Hatta yang berkampanye di lokasi ini adalah Hidayat Nur Wahid dan Suhardi.
Baliho tersebut berukuran sekitar 4x2 meter persegi. Warna dasar baliho merah putih seperti bendera Indonesia. Di bagian atas baliho ada foto Soeharto melambai. Sedangkan di bagian bawahnya ada foto Prabowo.
Di bagian atas foto Soeharto terdapat tulisan 'Nuwon Sewu... Kabare Sedulor Podho Sehat Kabeh To. Ayo seng podho rukon yho....' Di antara foto Prabowo dan Soeharto terdapat tulisan 'Sedulur kabeh..sesuk tanggal 9 Juli 2014 ojo kliru milih... miliho nomer 1 (siji) soale iku mantuku yho.. suwun'. Di bagian pojok kiri bawah baliho ada tulisan 'Ika Lemhanas RI Angkatan V 2014 Garuda Sakti'.
Tulisan di pojok kiri baliho itu bisa jadi sebagai penanda pihak yang memasang baliho tersebut. Meski belum ada konfirmasi resmi dari Ika Lemhanas RI Angkatan V.
Aksi 'jualan' Soeharto dijadikan trademark kampanye Golkar selama Pileg 2014. Di Yogyakarta, kampanye jualan Soeharto itu bisa dikatakan sukses dengan berhasil mengantar Titiek Soeharto ke DPR. Apakah Prabowo ikut 'berjualan' Soeharto?
Baliho itu berdiri di salah satu sisi Lapangan Made, Kamis (26/8/2014). Tim Prabowo-Hatta yang berkampanye di lokasi ini adalah Hidayat Nur Wahid dan Suhardi.
Baliho tersebut berukuran sekitar 4x2 meter persegi. Warna dasar baliho merah putih seperti bendera Indonesia. Di bagian atas baliho ada foto Soeharto melambai. Sedangkan di bagian bawahnya ada foto Prabowo.
Di bagian atas foto Soeharto terdapat tulisan 'Nuwon Sewu... Kabare Sedulor Podho Sehat Kabeh To. Ayo seng podho rukon yho....' Di antara foto Prabowo dan Soeharto terdapat tulisan 'Sedulur kabeh..sesuk tanggal 9 Juli 2014 ojo kliru milih... miliho nomer 1 (siji) soale iku mantuku yho.. suwun'. Di bagian pojok kiri bawah baliho ada tulisan 'Ika Lemhanas RI Angkatan V 2014 Garuda Sakti'.
Tulisan di pojok kiri baliho itu bisa jadi sebagai penanda pihak yang memasang baliho tersebut. Meski belum ada konfirmasi resmi dari Ika Lemhanas RI Angkatan V.
Aksi 'jualan' Soeharto dijadikan trademark kampanye Golkar selama Pileg 2014. Di Yogyakarta, kampanye jualan Soeharto itu bisa dikatakan sukses dengan berhasil mengantar Titiek Soeharto ke DPR. Apakah Prabowo ikut 'berjualan' Soeharto?
Ahok: Jakarta Sudah Ada MRT Lho
Jakarta -Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan tetap membangun Light Rail Transit (LRT) di Jakarta meski sudah ada proses pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) dan proyek monorel.
Menurut Ahok, LRT akan sangat berguna jika sudah ada transportasi MRT. Namun konsep 'MRT' sebenarnya sudah adai Jakarta yang lebih dikenal Commuter Line (KRL Jabodetabek).
"Tapi kan Jakarta udah ada 'MRT' lho, yakni KCJ (PT KAI Commuter Jabodetabek). Kita saja konyol. MRT kita ini PT MRT tau nggak. Coba kalau KCJ yang bangun dikasih duit, kereta api, mungkin dari Bogor dia sampai ke Kampung Bandan, bukan cuma sampai Lebak Bulus," katanya dalam seminar bertajuk "Mencari Model Pembangunan Infrastruktur Transportasi Publik Kota Jakarta" di Hotel Pullman, Jakpus, Kamis (26/6/2014).
Ia mengatakan, konsep Commuter Line bakal diperluas di masa mendatang. Jalur Commuter Line akan dibangun melayang dan diperluas jangkauannya di Jakarta.
"Kereta api desainnya begini, ada loop line-nya 1, desain yang kedua itu yang mengitari sampai Tangerang, Bekasi, Bogor, sampai ke 17 pulau itu loh. Jadi 2," katanya.
Ahok mengaku dia lebih setuju KAI diperkuat untuk membangun jaringan transportasi massal di ibu kota. Saat ini jaringan rel kereta di Jakarta masih banyak dibangun di tanah, padahal lebih baik dibangun melayang (elevated).
"Nah utara selatan ini kan nggak ada. Timur Barat nggak ada. Nah harusnya, kasih saja kereta api bangun. Kayak sekarang loop line ini. Belum ngangkat semua kan. Kenapa nggak boleh dinaikkan kayak gambir semua gitu lho. Ini cuma sebagian," katanya.
(hen/dnl)
Menurut Ahok, LRT akan sangat berguna jika sudah ada transportasi MRT. Namun konsep 'MRT' sebenarnya sudah adai Jakarta yang lebih dikenal Commuter Line (KRL Jabodetabek).
"Tapi kan Jakarta udah ada 'MRT' lho, yakni KCJ (PT KAI Commuter Jabodetabek). Kita saja konyol. MRT kita ini PT MRT tau nggak. Coba kalau KCJ yang bangun dikasih duit, kereta api, mungkin dari Bogor dia sampai ke Kampung Bandan, bukan cuma sampai Lebak Bulus," katanya dalam seminar bertajuk "Mencari Model Pembangunan Infrastruktur Transportasi Publik Kota Jakarta" di Hotel Pullman, Jakpus, Kamis (26/6/2014).
Ia mengatakan, konsep Commuter Line bakal diperluas di masa mendatang. Jalur Commuter Line akan dibangun melayang dan diperluas jangkauannya di Jakarta.
"Kereta api desainnya begini, ada loop line-nya 1, desain yang kedua itu yang mengitari sampai Tangerang, Bekasi, Bogor, sampai ke 17 pulau itu loh. Jadi 2," katanya.
Ahok mengaku dia lebih setuju KAI diperkuat untuk membangun jaringan transportasi massal di ibu kota. Saat ini jaringan rel kereta di Jakarta masih banyak dibangun di tanah, padahal lebih baik dibangun melayang (elevated).
"Nah utara selatan ini kan nggak ada. Timur Barat nggak ada. Nah harusnya, kasih saja kereta api bangun. Kayak sekarang loop line ini. Belum ngangkat semua kan. Kenapa nggak boleh dinaikkan kayak gambir semua gitu lho. Ini cuma sebagian," katanya.
Ahok: Aku Kirim Surat Putus dan Tiangnya Jadi Monumen
Jakarta -Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meyakini transportasi massal berbasis monorel tak akan berkembang di Jakarta. Ahok bahkan akan memutus izin PT Jakarta Monorail (JM) menggarap proyek monorel Jakarta jika dalam beberapa bulan ke depan tak ada progres proyek.
Ahok sempat menolak permintaan PT JM untuk memberikan lahan 200.000 m2 untuk membangun depo dan properti komersil di sekitar Kanal Banjir Barat dan kawasan RTH di Tomang, Jakarta Barat. Properti komersial ini diyakini sebagai cara untuk menambah pemasukan pendapatan PT JM selain dari penumpang.
Ia masih memberikan kesempatan 3 bulan ke depan kepada PT JM, setelah ultimatumnya sejak sebulan lalu. PT JM memang sudah meminta waktu waktu kepada Ahok untuk 3 bulan.
"Silakan. Kalau dia bisa buktikan teorinya dia bisa 3 tingkat 200.000 meter persegi, dan dia bisa tunjukkin uang 3 bulan. Silakan aja," katanya dalam seminar bertajuk "Mencari Model Pembangunan Infrastruktur Transportasi Publik Kota Jakarta" di Hotel Pullman, Jakpus, Kamis (26/6/2014).
Namun Ahok menegaskan jika tak ada perkembangan dari PT JM dalam 3 bulan ke depan maka ia tak segan-segan mencabut izin PT JM untuk menggarap monorel Jakarta.
"Langsung aku kirim surat putus kita. Tidak ada lagi kereta monorel. Yaa jadi tiang monumen," katanya.
(hen/dnl)
Ahok sempat menolak permintaan PT JM untuk memberikan lahan 200.000 m2 untuk membangun depo dan properti komersil di sekitar Kanal Banjir Barat dan kawasan RTH di Tomang, Jakarta Barat. Properti komersial ini diyakini sebagai cara untuk menambah pemasukan pendapatan PT JM selain dari penumpang.
Ia masih memberikan kesempatan 3 bulan ke depan kepada PT JM, setelah ultimatumnya sejak sebulan lalu. PT JM memang sudah meminta waktu waktu kepada Ahok untuk 3 bulan.
"Silakan. Kalau dia bisa buktikan teorinya dia bisa 3 tingkat 200.000 meter persegi, dan dia bisa tunjukkin uang 3 bulan. Silakan aja," katanya dalam seminar bertajuk "Mencari Model Pembangunan Infrastruktur Transportasi Publik Kota Jakarta" di Hotel Pullman, Jakpus, Kamis (26/6/2014).
Namun Ahok menegaskan jika tak ada perkembangan dari PT JM dalam 3 bulan ke depan maka ia tak segan-segan mencabut izin PT JM untuk menggarap monorel Jakarta.
"Langsung aku kirim surat putus kita. Tidak ada lagi kereta monorel. Yaa jadi tiang monumen," katanya.
Dukungan Melimpah, Jokowi Teteskan Air Mata
Capres PDI Perjuangan Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi/Antara/Herka Yanis Pangaribowo
Metrotvnews.com, Kuta: Dukungan yang diberikan warga Bali melalui Semeton Jokowi membuat capres PDI Perjuangan Joko Widodo atau Jokowi meneteskan air mata.
Jokowi datang ke Bali dan tiba pukul 19.00 Wita, tepatnya di Krisna Wisata Kuliner atau Warung Bebek Tepi Sawah, Tuban. Jokowi yang berada di Bali selama 1,5 Jam itu hanya transit dari Kupang menuju Jakarta. Ia datang untuk melaunching branding Semeton Jokowi.
Semeton Jokowi sendiri sudah dideklarasikan pada 2 Februari lalu. Mantan Wali Kota Sola itu disambut perwakilan Semeton Jokowi dari seluruh kabupaten di Bali. Di Warung Bebek Tepi Sawah Tuban, Semeton Jokowi sudah menantinya beberapa jam sebelumnya.
Tampak diantara mereka Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan yang juga Ketua DPRD Tabanan Ketut Suryadi alias Boping dan Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng yang juga Ketua DPRD Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan. Tampak semeton Jokowi meneriakkan yel-yel penyemangat untuk kemenangan Jokowi sebagai calon presiden.
Boping yang menjadi pengarah Semeton Jokowi Bali, setelah kepergian Jokowi menjelaskan, keberadaan Semeton Jokowi yang akan berjuang untuk kemenangan Jokowi pada Pilpres mendatang.
Jokowi diberi kesempatan untuk berbicara selama kurang lebih lima menit. Saat Jokowi berdiri, tampak dengan jelas ada air mata di bola mata Jokowi. Calon presiden RI ini rupanya menangis. Sebelum berbicara, tampak Jokowi mengusap air mata. Suasana hening pun terasa.
Selama lima menit berbicara, Jokowi tidak menjelaskan alasannya menangis. Tampaknya tetesan air mata Jokowi itu karena terharu dengan besarnya semangat dan perjuangan Semeton Jokowi untuk memenangkannya pada Pilpres mendatang. Dugaan itu dibenarkan Boping.
"(Jokowi menangis) karena terharu melihat semangat semeton Jokowi. Pasti beliau terharu," ujar Boping.
Dikonfirmasi kepada Jokowi sesaat sebelum memasuki mobil, seperti biasa Jokowi menjawab diplomatis bahkan terkesan mengelak bahwa dirinya menangis. "Nggak, saya nggak nangis. Hanya pilek," kelitnya sambil tertawa.
Saat berbicara dihadapan Semeton Jokowi, Gubernur Jakarta ini mengingatkan pendukungnya untuk memanfaatkan waktu tersisa beberapa bulan ke depan untuk bekerja maksimal memenangkannya menjadi presiden.
"Waktu kita sangat pendek. Sekitar 70 hari. Mari kita bekerja mendatangi masyarakat dari pintu ke pintu. Door to Door. Tidak ada waktunya lagi untuk berbicara," ujar Jokowi.
Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang itu mengatakan, tantangan yang dihadapi sekarang bukan tentang dirinya yang maju sebagai calon presiden, namun mengenai perjuangan nasib bangsa dan ratusan juta rakyat Indonesia untuk lima tahun ke depan.
"Ini bukan masalah Jokowi presiden. Ini Masalah bangsa dan 252 juta rakyat Indonesia ke depan. Ini tentang nasib 252 juta rakyat Indonesia lima tahun ke depan," katanya.
Jokowi datang ke Bali dan tiba pukul 19.00 Wita, tepatnya di Krisna Wisata Kuliner atau Warung Bebek Tepi Sawah, Tuban. Jokowi yang berada di Bali selama 1,5 Jam itu hanya transit dari Kupang menuju Jakarta. Ia datang untuk melaunching branding Semeton Jokowi.
Semeton Jokowi sendiri sudah dideklarasikan pada 2 Februari lalu. Mantan Wali Kota Sola itu disambut perwakilan Semeton Jokowi dari seluruh kabupaten di Bali. Di Warung Bebek Tepi Sawah Tuban, Semeton Jokowi sudah menantinya beberapa jam sebelumnya.
Tampak diantara mereka Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan yang juga Ketua DPRD Tabanan Ketut Suryadi alias Boping dan Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng yang juga Ketua DPRD Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan. Tampak semeton Jokowi meneriakkan yel-yel penyemangat untuk kemenangan Jokowi sebagai calon presiden.
Boping yang menjadi pengarah Semeton Jokowi Bali, setelah kepergian Jokowi menjelaskan, keberadaan Semeton Jokowi yang akan berjuang untuk kemenangan Jokowi pada Pilpres mendatang.
Jokowi diberi kesempatan untuk berbicara selama kurang lebih lima menit. Saat Jokowi berdiri, tampak dengan jelas ada air mata di bola mata Jokowi. Calon presiden RI ini rupanya menangis. Sebelum berbicara, tampak Jokowi mengusap air mata. Suasana hening pun terasa.
Selama lima menit berbicara, Jokowi tidak menjelaskan alasannya menangis. Tampaknya tetesan air mata Jokowi itu karena terharu dengan besarnya semangat dan perjuangan Semeton Jokowi untuk memenangkannya pada Pilpres mendatang. Dugaan itu dibenarkan Boping.
"(Jokowi menangis) karena terharu melihat semangat semeton Jokowi. Pasti beliau terharu," ujar Boping.
Dikonfirmasi kepada Jokowi sesaat sebelum memasuki mobil, seperti biasa Jokowi menjawab diplomatis bahkan terkesan mengelak bahwa dirinya menangis. "Nggak, saya nggak nangis. Hanya pilek," kelitnya sambil tertawa.
Saat berbicara dihadapan Semeton Jokowi, Gubernur Jakarta ini mengingatkan pendukungnya untuk memanfaatkan waktu tersisa beberapa bulan ke depan untuk bekerja maksimal memenangkannya menjadi presiden.
"Waktu kita sangat pendek. Sekitar 70 hari. Mari kita bekerja mendatangi masyarakat dari pintu ke pintu. Door to Door. Tidak ada waktunya lagi untuk berbicara," ujar Jokowi.
Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang itu mengatakan, tantangan yang dihadapi sekarang bukan tentang dirinya yang maju sebagai calon presiden, namun mengenai perjuangan nasib bangsa dan ratusan juta rakyat Indonesia untuk lima tahun ke depan.
"Ini bukan masalah Jokowi presiden. Ini Masalah bangsa dan 252 juta rakyat Indonesia ke depan. Ini tentang nasib 252 juta rakyat Indonesia lima tahun ke depan," katanya.
Agus Triwibowo
Mbah Moen Siap Anggap Jokowi Jadi Bapak Negara
JOKOWI KUNJUNGI KH MAIMOEN ZUBAIR: Bakal calon presiden (capreS) dari PDIP Joko Widodo (kiri) menyalami pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Karangmangu, Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, yang juga Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (P
Metrotvnews.com, Rembang: Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Anwar, Rembang, Jawa Tengah, KH Maimoen Zubair, menerima kehadiran bakal calon dari PDIP Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.
Tokoh ulama yang kerap disapa Mbah Moen itu, mengakui keberhasilan Jokowi dan PDIP meraih mayoritas suara di Jawa Tengah dalam Pemilu 9 April.
"Saya anggap, siapapun yang nanti memimpin negara ini, sebagai bapak negara, termasuk Pak Jokowi. Apalagi Pak Jokowi adalah kader PDIP yang menang di Jawa Tengah," jelasnya seusai menerima rombongan Jokowi di kediamannya di Rembang, Jawa Tengah, Minggu (4/5/2014).
Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu sepertinya menginginkan pemimpin bangsa muncul dari Jawa Tengah. "Dulu, yang ada negara bagian Belanda kan RIS (Republik Indonesia Serikat). Itu yang RI mana? Kan Yogyakarta. Seluruh Jawa Tengah. Pandanglah Jawa Tengah sebagai modal kebangkitan bangsa ini," tandasnya.
Tokoh ulama yang kerap disapa Mbah Moen itu, mengakui keberhasilan Jokowi dan PDIP meraih mayoritas suara di Jawa Tengah dalam Pemilu 9 April.
"Saya anggap, siapapun yang nanti memimpin negara ini, sebagai bapak negara, termasuk Pak Jokowi. Apalagi Pak Jokowi adalah kader PDIP yang menang di Jawa Tengah," jelasnya seusai menerima rombongan Jokowi di kediamannya di Rembang, Jawa Tengah, Minggu (4/5/2014).
Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu sepertinya menginginkan pemimpin bangsa muncul dari Jawa Tengah. "Dulu, yang ada negara bagian Belanda kan RIS (Republik Indonesia Serikat). Itu yang RI mana? Kan Yogyakarta. Seluruh Jawa Tengah. Pandanglah Jawa Tengah sebagai modal kebangkitan bangsa ini," tandasnya.
Henri Salomo
Tekad Jokowi Menghapus Impor Sapi di Indonesia
Untuk memutus impor sapi yang 'merajai' di Jakarta, Jokowi mengadakan kerjasama dengan beberapa daerah, seperti Lampung dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia mengatakan, kualitas daging sapi lokal tidak kalah jauh dengan impor.
"Arahnya ke sana (memutus impor)," kata Jokowi saat berkunjung ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Oeba, Kupang, NTT, Selasa (29/4/2014).
Jokowi mengatakan, salah satu faktor pendorong kerjasama ini yaitu terjadinya kelangkaan daging sapi di Jakarta beberapa bulan yang lalu. Harga daging sapi di Jakarta saat itu menembus angka Rp 130 ribu.
Untuk mengakali itu, lanjut Jokowi, memang impor menjadi salah satu alternatif, karena bisa datang dengan cepat. Namun, jika diteruskan, maka akan memutus produksi sapi di negeri sendiri.
"Orang Jakarta makan sapi banyak sekali. Waktu ada krisis daging, harga daging sampai Rp 130 ribu. Yang ditunjuk-tunjuk itu saya, sama tukang bakso, mie. Merek bilang, bisa bangkurt kalau terus-terusan bginin. Nah, kalau kita mau cepat impor, tapi produksi di dalam negeri bisa masalah. Impor mudah, tapi produksi lokal bisa jadi masalah," terang Jokowi.
Jokowi juga tidak terlalu mempermasalahkan mahalnya biaya mendatangkan sapi dari daerah lain ke Jakarta dibanding impor dari luar negeri. Menurutnya, masalah infrastruktur perhubungan harus segera diperbaiki, tentunya dengan bantuan dari pemerintah pusat.
"Infrastruktur konektifiti antara pulau ini yang harus dibenahi. Kita usulkan ke pemerintah pusat agar transportasinya murah. Tentu saja di transportasi airnya. Memang kita perlu benahi, manajemen distribusi logistik," kata Jokowi.
Pemprov DKI sendiri telah bekerja sama dengan Pemprov Lampung untuk masalah ketersediaan pangan dan daging di Jakarta. Terakhir dengan NTT, Jokowi menandatangani MOU juga untuk ketersediaan pasokan daging sapi di Jakarta.
MOU dengan Pemprov NTT ditandatangani di Desa Ponain, Amarasi, Kupang, NTT. Di NTT sendiri memiliki stok sekitar 900 ribu ekor sapi.
"Ya harus berani memulai. Memang diawal berat, tapi ke depan lebih mudah. Kedaulatan pangan akan sulit tercapai kalau kita tidak mempertajam sisi produksi kita," kata Jokowi.
Tinjau Sapi di Desa Ponain Kupang, Jokowi 'Diangkat' Jadi Warga Setempat
Jokowi tiba di kantor lokasi peternakan di Desa Ponain, Amarasi, Kupang, NTT, sekitar pukul 12.30 WITA, Selasa (29/4/2014). Jokowi langsung disambut dengan musik dan tarian selamat datang. Salah seorang tokoh masyarakat setempat kemudian memasangkan ikat kepala Kain Destar dan sarung adat Amarasi.
"Dengan dipasangkannya ikat kepala Destar dan sarung adat Amarasi, maka Bapak Jokowi telah menjadi bagian dari masyarakat amarasi. Ini adalah tanda Pak Jokowi sudah diterima oleh masyarakat sini, sudah jadi bagian dari masyarakat Ponain," kata pembawa acara.
"Filosofinya yaitu, aku adalah kamu, kamu adalah aku," tambahnya.
Usai dipasangkan kain, Jokowi kemudian berkenalan dengan para tokoh masyarakat setempat yang mengenakan pakaian adat. Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dalam sambutannya meminta agar masyarakat bisa terus meningkatkan jumlah dan kualitas produksi sapi. Dengan adanya MOU, maka telah ada payung hukum untuk pengiriman sapi ke Jakarta.
"Setiap hari di Jakarta makan daging, kita di sini makan daging kalau ada pesta saja. Kita punya sapi, masyarakat di sana butuh daging, ayuk kita kerjasama.
Kita bangun kerjasama ini untuk kepentingan kedua belah pihak. Rakyat NTT dan DKI akan mendapatkan manfaat," jelas Frans.
"Walaupun Pak Jokowi nanti jadi Presiden, kerjasama ini akan tetap lanjut karena ini kerjasama antara gubernur, antara daerah," tambah Frans.
Sementara itu, Jokowi menyambut baik kerjasama ini sebab kebutuhan daging di Jakarta sangat tinggi hingga mencapai 150 ton per hari atau setara dengan 1.500 ekor sapi.
"Suplai nasional daging sapi itu dari NTT saja. Potensi ada semua di NTT. Kenapa harus nengok sapi atau daging yang impor. Ada apa sih yang impor? Saya sister city nggak usah dengan luar negeri, dengan NTT saja. Semoga kerjasama ini bisa berlanjut," kata Jokowi.
Gaya Santai Jokowi Tanggapi 'Tukang' Broadcast
Sejak siang, memang beredar pesan berantai soal ketidakhadiran Jokowi di acara rapat paripurna siang ini di kantor Setneg. Sang gubernur disebut tidak datang dan memilih ke NTT, padahal gubernur NTT ikut rapat.
"Gubernur NTT hadiri Sidang Kabinet Paripurna dan Persiapan Musrenbangnas yang diperluas pada siang ini di kompleks Istana. Gubernur seluruh Indonesia hadir. Sangat menarik , gubernur DKI JOKOWI tdk hadir, alasannya sedang Kunjungan Kerja ke NTT. Kita semua berharap kunjungan kerja ke NTT sukses dan membawa kebaikan bagi warga Jakarta.. Kita doakan... (maaf bc)" demikian isi pesan broadcast yang beredar di masyarakat.
Ditanya soal ini, Jokowi tidak mau ambil pusing. Acara Musrenbang tersebut memang digelar besok. Tadi adalah rapat persiapan. Tak semua gubernur hadir, termasuk gubernur NTT Frans Lebu Raya dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.
"Musrembangnya besok kok, jam 09.00 WIB, di gedung Bidakara, Pancoran," kata Jokowi saat dikonfirmasi wartawan di Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (29/4/2014).
"Nggak tahu bisa ada broadcast itu. Biasa saja," kata Jokowi.
Meski demikian, dirinya tidak merasa dirugikan dengan beredarnya isu itu, meski disinyalir pesan berantai itu terkait dengan dirinya sebagai bakal calon presiden. "Nggak ada pengaruhlah. Yang kerja ya kerja, yang tukang broadcast, ya tukang broadcast," kata Jokowi.
Pemprov DKI Siapkan Rp 1 T untuk Renovasi Pasar
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta akan meremajakan dan membangun kembali Pasar Senen yang terbakar. Bahkan Wakil Gubernur DKI Jakarta BAsuki 'Ahok' Tjahaja Purnama memastikan sudah menganggarkan suntikan dana Rp 1 triliun kepada PD Pasar Jaya.
"Kita mau rehab besar-besaran. Kita bikin rusunawa terpadu, jadi di atasnya nanti ada rusun, kita sudah punya desain kok," ungkap Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (29/4).
Menurut Ahok, desain seperti itu bisa menjadi antisipasi pasar yang rawan kebakaran. Ahok mengatakan ada 47 pasar tradisional yang bangunannya sudah sangat tua dan belum diremajakan. Instalasi listrik dan pemasangan kabel yang asal-asalan di gedung itu bisa saja menjadi salah satu penyebab terjadinya kebakaran.
Anggaran tersebut akan diberikan dalam bentuk Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) kepada PD Pasar Jaya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun ini. Dengan modal itu, Ahok ingin pembangunan dan peremajaan pasar tersebut dilakukan sendiri oleh Pemprov dan tak lagi diberikan ke pihak swasta.
"Saya kira nanti bisa selesai hampir setengah dari 47 pasar yang rawan itu. Jadi kita enggak mau lagi kerjasama dengan swasta, sehingga PD Pasar Jaya bisa memberikan (kios baru) kepada penjual yang benar-benar butuh dan dibayar secara harian," jelasnya.
Ke depan, Ahok juga meminta adanya ketegasan aparat kepada para penyewa kios. "Harus tegas, jadi pedagang-pedagang nggak boleh nyolok-nyolok listrik buat cas ini, cas itu, terus disambung-sambungin, makanya kita mau ketatin. Kita harus berani penertiban, karena kabel-kabel itu sudah tua juga kan," paparnya.
"Kita mau rehab besar-besaran. Kita bikin rusunawa terpadu, jadi di atasnya nanti ada rusun, kita sudah punya desain kok," ungkap Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (29/4).
Menurut Ahok, desain seperti itu bisa menjadi antisipasi pasar yang rawan kebakaran. Ahok mengatakan ada 47 pasar tradisional yang bangunannya sudah sangat tua dan belum diremajakan. Instalasi listrik dan pemasangan kabel yang asal-asalan di gedung itu bisa saja menjadi salah satu penyebab terjadinya kebakaran.
Anggaran tersebut akan diberikan dalam bentuk Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) kepada PD Pasar Jaya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun ini. Dengan modal itu, Ahok ingin pembangunan dan peremajaan pasar tersebut dilakukan sendiri oleh Pemprov dan tak lagi diberikan ke pihak swasta.
"Saya kira nanti bisa selesai hampir setengah dari 47 pasar yang rawan itu. Jadi kita enggak mau lagi kerjasama dengan swasta, sehingga PD Pasar Jaya bisa memberikan (kios baru) kepada penjual yang benar-benar butuh dan dibayar secara harian," jelasnya.
Ke depan, Ahok juga meminta adanya ketegasan aparat kepada para penyewa kios. "Harus tegas, jadi pedagang-pedagang nggak boleh nyolok-nyolok listrik buat cas ini, cas itu, terus disambung-sambungin, makanya kita mau ketatin. Kita harus berani penertiban, karena kabel-kabel itu sudah tua juga kan," paparnya.
Jokowi: Saya Tidak akan Hapus Tunjangan Guru
"Bapak mertua saya itu guru. Kalau guru dapat kesejahteraan lebih dan kualitasnya ditingkatkan, 100 persen saya setuju itu harus ditingkatkan lagi," kata Jokowi di Hotel Swiss-Belinn Kristal, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (29/4/2014).
Jokowi menegaskan hal tersebut saat ditanya wartawan perihal kabar bahwa dirinya menolak apabila guru diberikan tunjangan. Secara tegas Jokowi membantah kabar tersebut.
"Isu negatif seperti itu harus diberikan penjelasan. Isu itu dibuat untuk memberikan sebuah persepsi bahwa Jokowi tidak pro pada guru. Padahal gaji sertifikasi itu baik untuk meningkatkan kesejahteraan guru," kata Jokowi.
Untuk membantah isu itu, Jokowi mengatakan tunjangan di Jakarta untuk guru saat ini sudah baik. "Dilihat saja tunjangan guru (di Jakarta) dibandingkan daerah lain," jelasnya.
Malah, lanjut Jokowi, akan diberikan tunjangan demografi bagi guru pada tahun 2025. Untuk itu diperlukan persiapan mulai saat ini.
"Nanti, 2025 akan ada bonus demografi. Kalau tidak dibarengi dengan kualitas SDM yang mumpuni bagaimana? Ini yang harus disiapkkan dari saat ini," tutup Jokowi.
Ini Penyebab Ganjar Ngamuk Saat Lihat Pungli di Jembatan Timbang
Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang biasa dikenal sebagai sosok yang humoris, tiba-tiba marah besar. Bahkan dia sampai amplop berisi uang saat sidak di jembatan timbang Subah Batang dan melihat langsung praktik pungli. Apa yang membuat Ganjar naik pitam?
Ditemui usai acara di kantor Bank Jateng, Ganjar menceritakan awalnya ia mendapat aduan masyarakat soal jalan rusak dan salah satu penyebabnya karena tonase truk yang melebihi batas.
"Saya dapat laporan banyak soal jembatan timbang, awalnya dari situ. Kurang lebih dua minggu sebelum saya datang ke sana (Subah) saya bilang ke dinas (Dishubkominfo Jateng), saya bilang 'pak, tertibkan'," kata Ganjar di kantor Bank Jateng, Jalan Pemuda, Semarang, Selasa (29/4/2014).
Untuk membuktikan keseriusan Dishubkominfo Jateng terkait pungli di jembatan timbang, saat pulang dari tugas dinas di Banyumas dan Tegal hari Minggu (27/4) malam lalu, ia sengaja mampir ke jembatan timbang Subah, Batang. Ganjar marah ketika melihat ada kernet truk yang tiba-tiba menaruh uang di meja petugas jembatan timbang.
"Sampling saja, ternyata saya menemukan orang seperti tidak punya dosa seperti 'itu'," ujarnya.
Menurut Ganjar, dirinya berhak marah karena sudah dua minggu sebelumnya diingatkan. Menurutnya jika ia hanya menasihati dengan santun, maka perbaikan tidak akan jalan. Kemarahan tersebut dianggap wajar apalagi ia jelas-jelas menemukan amplop berisi uang di laci meja petugas jembatan timbang Subah.
"Kalau saya tidak marah, saya dengan santun-santun, biasanya ora melaku (tidak jalan)," tandas Ganjar.
Ganjar menganggap praktik pungli yang ia saksikan langsung itu layaknya seorang bandit. Terlihat dari cara meletakkan uang ke meja petugas yang kadang dengan cara dilemparkan menunjukkan hal itu sudah jadi kebiasaan.
"Cara lempar itu kebiasaan banget. Letakkan terus pergi. Jadi apa ya.. ya bandit lah ini," pungkasnya.
Ditemui usai acara di kantor Bank Jateng, Ganjar menceritakan awalnya ia mendapat aduan masyarakat soal jalan rusak dan salah satu penyebabnya karena tonase truk yang melebihi batas.
"Saya dapat laporan banyak soal jembatan timbang, awalnya dari situ. Kurang lebih dua minggu sebelum saya datang ke sana (Subah) saya bilang ke dinas (Dishubkominfo Jateng), saya bilang 'pak, tertibkan'," kata Ganjar di kantor Bank Jateng, Jalan Pemuda, Semarang, Selasa (29/4/2014).
Untuk membuktikan keseriusan Dishubkominfo Jateng terkait pungli di jembatan timbang, saat pulang dari tugas dinas di Banyumas dan Tegal hari Minggu (27/4) malam lalu, ia sengaja mampir ke jembatan timbang Subah, Batang. Ganjar marah ketika melihat ada kernet truk yang tiba-tiba menaruh uang di meja petugas jembatan timbang.
"Sampling saja, ternyata saya menemukan orang seperti tidak punya dosa seperti 'itu'," ujarnya.
Menurut Ganjar, dirinya berhak marah karena sudah dua minggu sebelumnya diingatkan. Menurutnya jika ia hanya menasihati dengan santun, maka perbaikan tidak akan jalan. Kemarahan tersebut dianggap wajar apalagi ia jelas-jelas menemukan amplop berisi uang di laci meja petugas jembatan timbang Subah.
"Kalau saya tidak marah, saya dengan santun-santun, biasanya ora melaku (tidak jalan)," tandas Ganjar.
Ganjar menganggap praktik pungli yang ia saksikan langsung itu layaknya seorang bandit. Terlihat dari cara meletakkan uang ke meja petugas yang kadang dengan cara dilemparkan menunjukkan hal itu sudah jadi kebiasaan.
"Cara lempar itu kebiasaan banget. Letakkan terus pergi. Jadi apa ya.. ya bandit lah ini," pungkasnya.
“Monorel Dibangun di Area Publik, Jika Mangkrak Bagaimana?”
“Ini kan urusan dia, duit dia. Ya kalau di halaman dia dan di tanah dia sendiri, saya tidak akan ambil pusing. Tapi ini kan di halaman kita. Kalau mangkrak gimana?” kata Basuki di Balaikota Jakarta, Selasa (29/4/2014).
Basuki juga mengeluhkan PT JM yang meminta kelonggaran build operated transfer (BOT) atau penyerahan pengoperasian layanan monorel, dari awalnya 30 tahun menjadi 50 tahun. Padahal, sesuai perjanjian awal, PT JM harus menyerahkan pengoperasian layanan monorel kepada Pemerintah Provinsi DKI paling lambat 30 tahun setelah pengoperasian.
“Dia minta 50 tahun, peraturan cuma perbolehkan 30 tahun. Itu kan butuh kajian yang banyak,” ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pernah membantah jika disebut terburu-buru melanjutkan proyek pembangunan monorel. Ia pun meminta agar mangkraknya pembangunan monorel tidak terlalu dipermasalahkan karena pembangunan monorel tidak menggunakan dana APBD, tetapi murni dana milik PT JM.
“Mau groundbreaking seribu kali juga enggak apa-apa, wong ini bukan duit kita kok. Bukan APBD, kok ribut,” ujarnya di balaikota pada Selasa (25/2/2014). [Kompas.com]
Jokowi Teken MoU dengan Pemprov NTT di Peternakan Sapi
“Biasanya penandatanganan MoU dilakukan di kantor gubernur, tapi Pak Jokowi bilang kepada saya, jangan di kantor, sekalian saja di tempat ternak sana,” ujar Frans mengenang pertemuan enam bulan silam dengan Jokowi.
Bertempat di teras sebuah rumah peternakan sederhana di desa yang terletak 60 menit dari Kota Kupang, peresmian kerja sama antara dua pemerintahan tersebut disaksikan ratusan warga, tokoh masyarakat, tokoh agama, muda-mudi, hingga anak-anak.
Tokoh adat setempat sempat memasang kain lilit di kepala dan kain sarung khas di pinggang Jokowi sebagai tanda penerimaan tamu.
Peternakan tersebut cukup rindang, meski cuaca panas karena berada di atas perbukitan. Menurut salah seorang warga, tidak ada persiapan khusus untuk menyambut acara itu. Halaman teras tetap penuh kotoran sapi sehingga berbau. Tempat duduk Jokowi pun hanya kursi plastik.
Dalam sambutan, Frans mengatakan bahwa DKI Jakarta sangat membutuhkan pasokan daging. “Mereka semua di sana makan daging. Kalau kita hanya pesta saja toh. Tapi, Pak Jokowi tidak punya sapi, tapi hanya kita yang punya sapi. Lantas, di sana ada yang membutuhkan, mari sudah, kita kerja sama,” ujar Frans.
Frans yakin kerja sama yang baru dilaksanakan pertama kalinya tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat di NTT. Frans juga berpesan agar masyarakat NTT, khususnya di Desa Ponain, desa peternak, semakin banyak memelihara sapi demi peningkatan kesejahteraan masyarakat sendiri.
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi mengatakan, enam bulan silam Jakarta dilanda krisis daging sapi. Harga daging melonjak mulai Rp 120.000 hingga Rp 130.000. Sejumlah pihak pun menyalahkan Jokowi atas hal tersebut.
“Tukang bakso itu nunjuk-nunjuk saya. Pak, gimana ini harganya mahal, kita bisa bangkrut. Saya berpikir, tidak bisa begini terus. Kalau mau cepat ya impor, tapi masalahnya kan bukan di situ. Saya lihat potensi sapi di NTT ada. Makanya kita kerja sama ini,” ujar Jokowi.
Jokowi menjelaskan, kerja sama yang hendak disasarnya adalah menambah pasokan daging sapi ke Jakarta dengan menambah populasi sapi di NTT. Pengiriman sapi dari NTT ke Jakarta pun direncanakan bukan dalam bentuk sapi utuh lagi, melainkan dalam bentuk daging potong agar lebih efisien. Distribusi itu sesuai rencana akan dipegang penuh Perusahaan Daerah Pasar Jaya.
Kerja sama tersebut, lanjut Jokowi, dapat berpengaruh positif pada banyak hal. Pertama, memeratakan kesejahteraan masyarakat. Kedua, menjadikan Jakarta kota efisien. Ketiga, menekan impor daging sapi. Keempat, mengembangkan komoditas lokal, dan lain-lain. [Kompas.com]
BTP Tawari Korban Kebakaran Pasar Senen Pindah ke Tanah Abang
“Tergantung mereka mau apa tidak, sebagian kan gak suka dan mau tetap di daerah itu. Mereka lebih memilih di pelataran-pelataran blok lain yang ada di Senen,” kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (29/4/2014).
Ahok mengatakan, Pemprov DKI tak bisa memaksa para pedagang Senen untuk pindah ke Tanah Abang.
“Terserah mereka maunya ke mana. Dia mau dekat situ ya kita perbaiki. Bulan Juli kita sudah mesti mulai pembangunan,” katanya.
“Terserah mereka maunya ke mana. Dia mau dekat situ ya kita perbaiki. Bulan Juli kita sudah mesti mulai pembangunan,” katanya.
Ahok mencoba mendengarkan keinginan pedangang di Pasar Senen. “Mangkanya kadang-kadang kita terlalu demokratis tapi mereka bisa lebih galak. Susah kan, jadi tanya saja maunya apa,” katanya.
Pasar Senen terbakar hebat pada Jumat (25/4) lalu. Puluhan mobil pemdam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api yang membakar pasar tersebut. Akibat kebakaran ini dua ribuan kios di pasar tersebut hangus terbakar. [Detikcom]
Dikabarkan Mangkir dari Rapat di Istana, Apa Kata Jokowi?
KUPANG, KOMPAS.com -- Sebuah Broadcast Message (BM) melalui layanan BlackBerry Messenger (BBM) beredar di publik. Isinya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo disebut tidak hadir dalam sidang kabinet paripurna dan persiapan Musrenbang Nasional di Istana Negara yang dihadiri oleh semua gubernur se-Indonesia.
Berikut isi BM tersebut:
"Gubernur NTT hadiri Sidang Kabinet Paripurna dan Persiapan Musrenbangnas yang diperluas pada siang ini di kompleks Istana. Gubernur seluruh Indonesia hadir. Sangat menarik , gubernur DKI JOKOWI tdk hadir, alasannya sedang Kunjungan Kerja ke NTT. Kita semua berharap kunjungan kerja ke NTT sukses dan membawa kebaikan bagi warga Jakarta.. Kita doakan... (maaf bc)".
Hari Selasa (29/4/2014), Jokowi tengah berada di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jokowi hendak menandatangani kerja sama antara Pemprov DKI dan Pemprov NTT yang diwakili oleh Gubernur NTT Frans Lebu Raya di bidang peternakan.
Mendapat kabar soal BM tersebut, Selasa sore, Jokowi hanya tertawa. "Ya enggak ada pengaruh apa-apalah. Yang kerja ya kerja, yang broadcast ya broadcast," ujarnya.
Jokowi mengatakan, acara Musrenbang Nasional bukan digelar Selasa ini, melainkan Rabu (30/4/2014) pukul 09.00 WIB, dan diadakan di Menara Bidakara, bukan di Istana Negara seperti yang tertulis dalam BM itu. Jokowi pun mengaku bersedia hadir dalam acara pertemuan antara gubernur se-Indonesia dengan Presiden itu.
Berikut isi BM tersebut:
"Gubernur NTT hadiri Sidang Kabinet Paripurna dan Persiapan Musrenbangnas yang diperluas pada siang ini di kompleks Istana. Gubernur seluruh Indonesia hadir. Sangat menarik , gubernur DKI JOKOWI tdk hadir, alasannya sedang Kunjungan Kerja ke NTT. Kita semua berharap kunjungan kerja ke NTT sukses dan membawa kebaikan bagi warga Jakarta.. Kita doakan... (maaf bc)".
Hari Selasa (29/4/2014), Jokowi tengah berada di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jokowi hendak menandatangani kerja sama antara Pemprov DKI dan Pemprov NTT yang diwakili oleh Gubernur NTT Frans Lebu Raya di bidang peternakan.
Mendapat kabar soal BM tersebut, Selasa sore, Jokowi hanya tertawa. "Ya enggak ada pengaruh apa-apalah. Yang kerja ya kerja, yang broadcast ya broadcast," ujarnya.
Jokowi mengatakan, acara Musrenbang Nasional bukan digelar Selasa ini, melainkan Rabu (30/4/2014) pukul 09.00 WIB, dan diadakan di Menara Bidakara, bukan di Istana Negara seperti yang tertulis dalam BM itu. Jokowi pun mengaku bersedia hadir dalam acara pertemuan antara gubernur se-Indonesia dengan Presiden itu.
Tifatul: Semua Parpol Sekarang Sedang 'Andi Lau'
Jakarta - Parpol-parpol masih melakukan gerilya politik memilah dan memilih mitra untuk membangun koalisi jelang pilpres. Hingga saat ini, baru Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang jelas berkoalisi dengan PDIP mendukung capres Jokowi. Parpol lain masih belum menemukan kawan politik.
Anggota majelis syuro PKS Tifatul Sembiring menyebut keadaan partai-partai saat ini dalam kondisi 'Andi Lau'. Maksudnya?
"Ini kan kita lihat realitas politik dulu, paling akan mengerucut tiga (capres), Prabowo, Ical, Jokowi. Pasti komunikasi, kita semua kan berada di dalam tataran menengah. Jadi 'Andi Lau', antara dilema dan galau. Kita kan ada di dalam dilema dan galau," ujar Tifatul di gedung Setneg, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (29/4/2014).
Maksudnya PKS 'Andi Lau'? tanya lagi wartawan.
"Semua parpol," lanjut Tifatul.
Tifatul mengatakan, sejauh ini PKS belum memutuskan untuk berkoalisi dengan Gerindra. Komunikasi yang dilakukan PKS, kata mantan Presiden PKS ini, adalah merespons surat yang dikirim Prabowo Subianto dengan membentuk tim lima sebagai bentuk tindak lanjut.
"Surat itu sudah dibacakan dalam sidang majelis syuro, sudah dibentuk tim dan akan berbicara masalah seperti apa perkembangannya, tapi PKS juga bicara dengan seluruh komponen," kata Tifatul.
Selain Prabowo, Menteri Komunikasi dan Informasi ini mengatakan capres Golkar Aburizal Bakrie sudah menyampaikan ajakan berkoalisi secara lisan.
"Satu surat dari prabowo, tapi secara lisan Ical juga mengajak berkoalisi. Nanti dari hasil pembicaraan akan dibawa lagi ke majelis syuro," tuturnya.
Anggota majelis syuro PKS Tifatul Sembiring menyebut keadaan partai-partai saat ini dalam kondisi 'Andi Lau'. Maksudnya?
"Ini kan kita lihat realitas politik dulu, paling akan mengerucut tiga (capres), Prabowo, Ical, Jokowi. Pasti komunikasi, kita semua kan berada di dalam tataran menengah. Jadi 'Andi Lau', antara dilema dan galau. Kita kan ada di dalam dilema dan galau," ujar Tifatul di gedung Setneg, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (29/4/2014).
Maksudnya PKS 'Andi Lau'? tanya lagi wartawan.
"Semua parpol," lanjut Tifatul.
Tifatul mengatakan, sejauh ini PKS belum memutuskan untuk berkoalisi dengan Gerindra. Komunikasi yang dilakukan PKS, kata mantan Presiden PKS ini, adalah merespons surat yang dikirim Prabowo Subianto dengan membentuk tim lima sebagai bentuk tindak lanjut.
"Surat itu sudah dibacakan dalam sidang majelis syuro, sudah dibentuk tim dan akan berbicara masalah seperti apa perkembangannya, tapi PKS juga bicara dengan seluruh komponen," kata Tifatul.
Selain Prabowo, Menteri Komunikasi dan Informasi ini mengatakan capres Golkar Aburizal Bakrie sudah menyampaikan ajakan berkoalisi secara lisan.
"Satu surat dari prabowo, tapi secara lisan Ical juga mengajak berkoalisi. Nanti dari hasil pembicaraan akan dibawa lagi ke majelis syuro," tuturnya.
Jokowi: Ada Seleksi Menteri, Lebih Banyak dari Profesional
Kupang, - Calon presiden yang diusung PDIP, Joko Widodo (Jokowi) selalu menegaskan jika jadi presiden nanti, ia tak akan bagi-bagi jatah kursi menteri dengan parpol koalisinya. Dia akan memilih sendiri menteri dengan penilaian kapasitas dan kualitas.
Jokowi mengatakan, dirinya mempersilakan jika ada partai yang bekerjasama dengan PDIP untuk mengajukan nama sebagai menteri. Namun keputusan tetap ada di tangannya, dan nama tersebut harus melewati berbagai tes. Jangan berharap banyak untuk dapat 'jatah' kursi menteri.
"(Menteri) bukan jatah. Bisa memasukkan nama, tapi harus sesuai kriteria. Artinya akan ada fit dan proper test. Kalau kriterianya pas ya mau diambil nggak apa. Kita ini mau membangun kabinet kerja," kata Jokowi di Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (29/4/2014).
Jokowi bahkan menegaskan kemungkinan terbesar nama menteri akan berasal dari luar partai. "Lebih besar (peluangnya) profesional," kata Jokowi.
"Siapapun (untuk koalisi) silakan. Kita terbuka kok. Tapi jangan urusan kursi, urusan menteri," tambahnya.
Sementara itu, untuk urusan calon wakil presiden yang akan mendampingi dirinya maju pada Pilpres kali ini, Jokowi belum mau memberi jawaban. Dia meminta agar publik bersabar menunggu siapa sosok yang akan dipilihnya nanti.
"Ditunggu lah, sabar dikit. Belum rampung. Sekarang sudah dua (nama). Tapi ditunggu, sabar," kata Jokowi yang bersiap kembali ke Jakarta ini.
Jokowi mengatakan, dirinya mempersilakan jika ada partai yang bekerjasama dengan PDIP untuk mengajukan nama sebagai menteri. Namun keputusan tetap ada di tangannya, dan nama tersebut harus melewati berbagai tes. Jangan berharap banyak untuk dapat 'jatah' kursi menteri.
"(Menteri) bukan jatah. Bisa memasukkan nama, tapi harus sesuai kriteria. Artinya akan ada fit dan proper test. Kalau kriterianya pas ya mau diambil nggak apa. Kita ini mau membangun kabinet kerja," kata Jokowi di Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (29/4/2014).
Jokowi bahkan menegaskan kemungkinan terbesar nama menteri akan berasal dari luar partai. "Lebih besar (peluangnya) profesional," kata Jokowi.
"Siapapun (untuk koalisi) silakan. Kita terbuka kok. Tapi jangan urusan kursi, urusan menteri," tambahnya.
Sementara itu, untuk urusan calon wakil presiden yang akan mendampingi dirinya maju pada Pilpres kali ini, Jokowi belum mau memberi jawaban. Dia meminta agar publik bersabar menunggu siapa sosok yang akan dipilihnya nanti.
"Ditunggu lah, sabar dikit. Belum rampung. Sekarang sudah dua (nama). Tapi ditunggu, sabar," kata Jokowi yang bersiap kembali ke Jakarta ini.
Dari Mucikari Hingga Tanda Tangan Palsu, Ini 5 Pemicu Kemarahan Risma
Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dikenal suka turun ke lapangan dan tegas dalam mengurus masalah pemerintahan. Jika ada hal yang tidak sesuai, Risma langsung menegur hingga kadang meluapkan amarah. Apa saja pemicunya?
Risma memang selama ini dikenal tegas dan tanpa kompromi dalam bekerja. Dia juga bukan tipe pemimpin yang duduk di belakang meja. Urusan teknis yang tak sesuai dengan petunjuknya bisa jadi sorotan.
Beberapa momen terekam saat Risma tegas pada anak buahnya. Ada yang terjadi baru-baru ini, ada juga yang sudah lama berlalu. Berikut sejumlah momen saat Risma bertindak tegas:
Teriakan Huuu
Risma memang selama ini dikenal tegas dan tanpa kompromi dalam bekerja. Dia juga bukan tipe pemimpin yang duduk di belakang meja. Urusan teknis yang tak sesuai dengan petunjuknya bisa jadi sorotan.
Beberapa momen terekam saat Risma tegas pada anak buahnya. Ada yang terjadi baru-baru ini, ada juga yang sudah lama berlalu. Berikut sejumlah momen saat Risma bertindak tegas:
Teriakan Huuu
Walikota Surabaya Tri Rismaharini sempat marah di hadapan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Risma tidak senang dengan teriakan huu... dari CPNS.
Saat itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkot Surabaya Yayuk Eko Agustin dalam sambutannya mengatakan jika CPNS itu akan dimagangkan selama sebulan di kantor kelurahan dan kecamatan seluruh Kota Surabaya sesuai dengan kebutuhan.
Para CPNS yang hadir itu langsung berteriak 'Huu....u..'
Setelah kepala BKD menyampaikan laporan, giliran Walikota Risma menyampaikan pidato. Dalam sambutannya, Risma menyanyangkan teriakan Hu...
"Saya sakit hati Anda mengatakan seperti itu. Apakaha hina magang di kantor kelurahan," ujar Risma, di Ruang Sawunggaling Pemkot Surabaya Jalan Jimerto, Selasa (1/3/2011).
Menurut Risma CPNS yang bertugas sebagai tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan tenaga strategis lainnya lebih beruntung dengan tenaga lainnya yang bertugas sebagai tukang sapu, tukang menggali makam.
Saat magang di kantor kelurahan maupun kecamatan, CPNS tidak hanya mempelajari proses administrasi maupun pelayanan KTP atau lainnya. Tapi juga dapat memanfaatkan untuk pengembangan ilmu dibidangnya masing-masing.
Saat itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkot Surabaya Yayuk Eko Agustin dalam sambutannya mengatakan jika CPNS itu akan dimagangkan selama sebulan di kantor kelurahan dan kecamatan seluruh Kota Surabaya sesuai dengan kebutuhan.
Para CPNS yang hadir itu langsung berteriak 'Huu....u..'
Setelah kepala BKD menyampaikan laporan, giliran Walikota Risma menyampaikan pidato. Dalam sambutannya, Risma menyanyangkan teriakan Hu...
"Saya sakit hati Anda mengatakan seperti itu. Apakaha hina magang di kantor kelurahan," ujar Risma, di Ruang Sawunggaling Pemkot Surabaya Jalan Jimerto, Selasa (1/3/2011).
Menurut Risma CPNS yang bertugas sebagai tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan tenaga strategis lainnya lebih beruntung dengan tenaga lainnya yang bertugas sebagai tukang sapu, tukang menggali makam.
Saat magang di kantor kelurahan maupun kecamatan, CPNS tidak hanya mempelajari proses administrasi maupun pelayanan KTP atau lainnya. Tapi juga dapat memanfaatkan untuk pengembangan ilmu dibidangnya masing-masing.
Damprat Mucikari Penjual Gadis Belia
Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menangkap pelaku perdagangan gadis belia. Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini menyempatkan diri bertemu dengan para korban dan tersangka.
Begitu melihat tersangka Yulianis, Risma langsung mendampratnya habis-habisan.
"Kamu mati rasa ya. Hatimu itu dimana. Kamu itu juga perempuan, kok kayak gitu," damprat Risma sambil berteriak di ruang lobby Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jumat (29/6/2012).
Risma mengatakan bahwa jika bukan karena Yuliais, maka para korban tidak akan berbuat seperti itu. Yulianis telah menghancurkan masa depan anak-anak tersebut. Menurutnya jika ingin hancur, lebih baik Yulianis hancur sendiri, jangan mengajak anak-anak tak berdosa itu.
"Kamu itu ngakali Tuhan. Manusia itu milik Tuhan kok kamu jual," tambah Risma masih tetap emosi.
Yuianis yang sebelumnya bekerja sebagai Sales Promotion Girl (SPG) itu hanya diam saja mendapat dampratan seperti itu. Pembelaan Yulianis yang mengatakan bahwa ia menyesal tak dipercaya oleh Risma.
"Semenjak saya resign 2 bulan lalu, saya baru sekali ini melakukannya. Dia datang ke saya karena butuh uang. Sekarang saya menyesal," kata Yulianis memelas.
"Saya tak percaya. saya tahu orang macam kamu. Saya akan runut kejahatan kamu," teriak Risma
Begitu melihat tersangka Yulianis, Risma langsung mendampratnya habis-habisan.
"Kamu mati rasa ya. Hatimu itu dimana. Kamu itu juga perempuan, kok kayak gitu," damprat Risma sambil berteriak di ruang lobby Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jumat (29/6/2012).
Risma mengatakan bahwa jika bukan karena Yuliais, maka para korban tidak akan berbuat seperti itu. Yulianis telah menghancurkan masa depan anak-anak tersebut. Menurutnya jika ingin hancur, lebih baik Yulianis hancur sendiri, jangan mengajak anak-anak tak berdosa itu.
"Kamu itu ngakali Tuhan. Manusia itu milik Tuhan kok kamu jual," tambah Risma masih tetap emosi.
Yuianis yang sebelumnya bekerja sebagai Sales Promotion Girl (SPG) itu hanya diam saja mendapat dampratan seperti itu. Pembelaan Yulianis yang mengatakan bahwa ia menyesal tak dipercaya oleh Risma.
"Semenjak saya resign 2 bulan lalu, saya baru sekali ini melakukannya. Dia datang ke saya karena butuh uang. Sekarang saya menyesal," kata Yulianis memelas.
"Saya tak percaya. saya tahu orang macam kamu. Saya akan runut kejahatan kamu," teriak Risma
Ngambek Soal Surat Ijo
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ngambek lantaran kecewa dituding tidak memperjuangkan warga yang unjuk rasa menuntut penghapusan Surat Ijo.
Peristiwa itu terjadi saat ratusan warga unjuk rasa di depan Balaikota Surabaya, Rabu (7/11/2012). Dalam aksinya, warga mendesak agar walikota memenuhi tuntutan warga dengan menghapus surat ijo dan menggantinya dengan sertifikat hak milik.
Warga yang unjukrasa di pintu sisi timur juga membawa poster yang diantaranya bertuliskan 'Hanya di Surabaya 1 objek dikenakan 2 jenis pajak: pajak bumi dan bangunan, retribusi atau sewa tanah hapus surat ijo, Surabaya sudah banyak menerima penghargaan tapi warganya masih menyewa tanah pemkot'.
Risma menemui massa dan menyatakan sudah berusaha untuk mengurus dan menyelesaikan masalah tersebut.
Namun, pengunjuk rasa justru mempertanykan kapan status hak milik bagi rumah warga yang berdiri di atas lahan Surat Ijo itu terealisasi. Mendengar itu, Risma semakin emosi. Risma pun jadi ngambek saat pengunjuk rasa meminta Risma agar tidak mengobral janji saja.
"Kalau bapak tidak percaya, saya tinggal," kata Risma. Ia pun bergegas meninggalkan warga yang unjuk rasa.
Warga yang sudah kecewa pun makin lantang. "Kami cuma meminta kepastian waktu. Dadi walikota kok koyo ngono. Nek gak onok wong cilik yo gak mungkin dadi (jadi walikota kok seperti itu. Kalau tidak ada rakyat kecil ya dia tidak mungkin jadi walikota," teriak salah satu pendemo.
Peristiwa itu terjadi saat ratusan warga unjuk rasa di depan Balaikota Surabaya, Rabu (7/11/2012). Dalam aksinya, warga mendesak agar walikota memenuhi tuntutan warga dengan menghapus surat ijo dan menggantinya dengan sertifikat hak milik.
Warga yang unjukrasa di pintu sisi timur juga membawa poster yang diantaranya bertuliskan 'Hanya di Surabaya 1 objek dikenakan 2 jenis pajak: pajak bumi dan bangunan, retribusi atau sewa tanah hapus surat ijo, Surabaya sudah banyak menerima penghargaan tapi warganya masih menyewa tanah pemkot'.
Risma menemui massa dan menyatakan sudah berusaha untuk mengurus dan menyelesaikan masalah tersebut.
Namun, pengunjuk rasa justru mempertanykan kapan status hak milik bagi rumah warga yang berdiri di atas lahan Surat Ijo itu terealisasi. Mendengar itu, Risma semakin emosi. Risma pun jadi ngambek saat pengunjuk rasa meminta Risma agar tidak mengobral janji saja.
"Kalau bapak tidak percaya, saya tinggal," kata Risma. Ia pun bergegas meninggalkan warga yang unjuk rasa.
Warga yang sudah kecewa pun makin lantang. "Kami cuma meminta kepastian waktu. Dadi walikota kok koyo ngono. Nek gak onok wong cilik yo gak mungkin dadi (jadi walikota kok seperti itu. Kalau tidak ada rakyat kecil ya dia tidak mungkin jadi walikota," teriak salah satu pendemo.
Ikut Padamkan Api
11 Ruko di Pacific Megah di Dupak Surabaya terbakar hebat pada 4 November 2013 lalu. Wali Kota Tri Rismaharini langsung turun tangan memadamkan api.
Risma yang saat itu memakai helm berwarna hitam terlihat berlari-lari sambil teriak. Dia memberi pengarahan agar petugas bisa bertindak cepat.
Risma juga sempat marah pada salah satu supir truk yang menghalangi masuknya mobil pemadam kebakaran ke lokasi.
"Sampean jalan (mobilnya)!" kata Risma dengan nada tinggi dengan menggunakan pengeras suara.
Risma juga terlihat berteriak-teriak kepada petugas dari dinas pemprov Surabaya yang dibawanya untuk menolong para korban kebakaran.
Risma yang saat itu memakai helm berwarna hitam terlihat berlari-lari sambil teriak. Dia memberi pengarahan agar petugas bisa bertindak cepat.
Risma juga sempat marah pada salah satu supir truk yang menghalangi masuknya mobil pemadam kebakaran ke lokasi.
"Sampean jalan (mobilnya)!" kata Risma dengan nada tinggi dengan menggunakan pengeras suara.
Risma juga terlihat berteriak-teriak kepada petugas dari dinas pemprov Surabaya yang dibawanya untuk menolong para korban kebakaran.
Lapor ke DPR, TTD-nya Dipalsukan
Risma marah tanda tangannya dipalsukan terkait penandatangan surat pengangkatan Wisnu Saktibuana sebagai wakilnya. Risma merasa dirinya tidak dilibatkan dalam menentukan 'pasangannya' di pemerintahan itu.
Risma lantas datang ke DPR RI karena diundang oleh Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso terkait proses pemilihan Wakil Wali Kota. Risma menyampaikan keinginannya agar dugaan adanya cacat prosedur dalam proses pemilihan tersebut diusut tuntas.
"Saya ingin sampaikan bahwa saya mohon diklarifikasi di Komisi II untuk klarifikasi proses pemilihan wakil itu yang saya nerima tembusannya," kata Risma di Ruangan Pimpinan DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2014).
Risma yang memakai batik cokelat dan jilbab warna senada ini menegaskan bahwa ia tak paham tentang dukung-mendukung. Ia datang karena mendapatkan undangan ke DPR RI.
"Saya gak ngerti dukungan. Saya gak tahu. Saya dapat undangan, saya datang, saya sampaikan masalahnya. Bagi saya jabatan itu besok saya bisa mati, nanti sore bisa mati. Kalau nanti sore Tuhan mencabut saya siap, besok siap," ucap Risma.
Risma lantas datang ke DPR RI karena diundang oleh Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso terkait proses pemilihan Wakil Wali Kota. Risma menyampaikan keinginannya agar dugaan adanya cacat prosedur dalam proses pemilihan tersebut diusut tuntas.
"Saya ingin sampaikan bahwa saya mohon diklarifikasi di Komisi II untuk klarifikasi proses pemilihan wakil itu yang saya nerima tembusannya," kata Risma di Ruangan Pimpinan DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2014).
Risma yang memakai batik cokelat dan jilbab warna senada ini menegaskan bahwa ia tak paham tentang dukung-mendukung. Ia datang karena mendapatkan undangan ke DPR RI.
"Saya gak ngerti dukungan. Saya gak tahu. Saya dapat undangan, saya datang, saya sampaikan masalahnya. Bagi saya jabatan itu besok saya bisa mati, nanti sore bisa mati. Kalau nanti sore Tuhan mencabut saya siap, besok siap," ucap Risma.
Subscribe to:
Posts (Atom)
